• Artikel
  • 28 Februari 2019
  • 55 Dilihat
  • Meyliza

Apersi targetkan pembangunan rumah MBR 150.000 unit tahun 2019

Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) menargetkan pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) atau rumah subsidi tahun depan akan jauh lebih tinggi.

Apersi menargetkan pembanguna rumah MBR sekitar 150.000 unit. Jumlah tersebut meningkat 15,3% dari target yang ditetapkan asosiasi tersebut tahun ini. yakni sebanyak 130.000 unit.

Ketua Umum DPP Apersi Junaidi Abdillah mengatakan, dengan jumlah anggota asosiasi sebanyak 2.700 target tersebut bisa tercapai. "Sebetulnya selama ini serapan rumah MBR rendah bukan karena masalahnya di pengembang melainkan pada perizinan, pembiayaaan dan pertanahan. Kalau permaslaah dari pemangku kebijakan itu bisa diatasi realisasinya bisa lebih dari itu," kata Junaidi di Jakarta, Kamis (15/11).

Sementara hingga akhir oktober 2018, Apersi telah membangun sebnayk 92.000 unit rumah MBR. Asosiasi optimistis target 130.000 bisa mereka capai sampai akhir tahun. Pasalnya, realisasi dari pengembang biasanya paling tinggi terjadi menjelang akhir tahun.

Oleh karena itu, Apersi sedang mengusulkan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk menutup program sejuta rumah pada dilaksanakan pada tanggal 20 Desember 2018, bukan pada 7 Desember yang sedang direncanakan.

Adapun realisasi tertinggi pembangunan rumah MBR tersebut ada di Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, dan Kalimantan Selatan. "Tertinggi ada di Jawa Barat terutama Bekasi dan Karawang," kata Junaidi.

 

Sumber Berita : https://industri.kontan.co.id/news/apersi-targetkan-pembangunan-rumah-mbr-150000-unit-tahun-2019

ARTIKEL & BERITA POPULER

Apersi targetkan pembangunan rumah MBR 150.000 unit tahun 2019

Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) ...

Cara Menciptakan Lingkungan Bersih & Sehat

Lingkungan bersih merupakan dambaan semua orang. Namun tidak mudah untuk ...

Kebijakan Hunian Berimbang

Wawancara bersama Dr. Hazaddin T.S. Deputi Bidang Pengembangan Kawas ...